Kupas atau Tidak Kupas? Rahasia Membuat Jus yang Lezat dan Bernutrisi
Tidak semua buah dan sayuran perlu dikupas saat membuat jus. Beberapa kulit bisa dibiarkan karena bermanfaat, sementara yang lain sebaiknya dikupas.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mengupas:
✅ Seberapa tebal kulitnya? ✅ Apakah kulitnya memiliki manfaat kesehatan? ✅ Bagaimana kulit tersebut memengaruhi rasa jus? ✅ Apakah kulit tersebut akan memengaruhi kinerja juicer?
Mari temukan cara terbaik untuk mengupas bahan dengan mudah agar pengalaman membuat jus Anda semakin praktis dan nikmat!
Bahan yang Tidak Perlu Dikupas
🍏 Buah-buahan
Apel
Aprikot*
Beri (blueberry, strawberry, dll.)
Ceri*
Mentimun
Terong
Anggur
Lemon
Jeruk nipis
Nektarin*
Persik*
Pir
Paprika*
Plum*
Tomat
Semangka
Zucchini
🥕 Sayuran
Bit
Wortel
Jahe
Parsnip
Lobak
Labu
Ubi jalar
Kunyit
Turnip
Rasa yang Lebih Kaya & Segar
Meninggalkan kulit pada buah seperti apel, anggur, dan beri tidak hanya menambah nutrisi tetapi juga memperkaya rasa jus. Kulit lemon, misalnya, dapat memberikan sensasi segar dan sedikit asam yang membuat jus lebih nikmat.
Manfaat Kesehatan
Kulit buah dan sayuran mengandung senyawa sehat yang tinggi antioksidan — bahkan hingga 328 kali lebih banyak dibandingkan daging buahnya. Misalnya, kulit apel memiliki lebih banyak vitamin K, A, dan C, serta kalsium dan kalium yang lebih tinggi. Meskipun tidak semua nutrisi akan terserap sepenuhnya ke dalam jus, mempertahankan kulit tetap memberikan manfaat gizi tambahan.
Kulit yang Tipis, Praktis, dan Efisien
Beberapa bahan seperti pir, wortel, dan jahe memiliki kulit yang tipis dan tidak akan menyumbat juicer Anda. Ini memudahkan proses pembuatan jus tanpa harus repot mengupasnya. Pastikan Anda mencuci semua bahan dengan bersih dan buang bagian yang rusak sebelum dijus
Rahasia Nutrisi dari Kulit Semangka
Tahukah Anda? Kulit semangka ternyata kaya akan manfaat kesehatan! Kulit tebal ini mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin B6, kalium, zinc, klorofil, citrulline, likopen, dan senyawa fenolik yang baik untuk tubuh. Untuk rasa yang lebih nikmat, biarkan sedikit daging merah menempel pada kulit saat membuat jus. Ini akan menambah sentuhan manis yang segar pada hasil akhir.
Bagaimana dengan Biji Buah?
Saat membuat jus, penting untuk memperhatikan apakah biji buah perlu dibuang atau bisa tetap dibiarkan.
🟠 Biji yang Sebaiknya Dibuang
Biji besar atau keras pada buah seperti:
Mangga (bagian tengah yang keras)
Buah berbiji keras seperti ceri, aprikot, persik, dan plum
Bahan yang bijinya mendominasi seperti paprika, pepaya, dan labu
Menghilangkan biji besar ini penting karena dapat merusak juicer atau membuat tekstur jus tidak halus.
🟢 Biji yang Aman Dibiarkan
Buah dengan biji kecil seperti:
Lemon
Tomat
Zucchini
Biji-biji kecil ini umumnya aman untuk dibiarkan karena tidak memengaruhi rasa atau tekstur jus secara signifikan.
🎯 Pilihan Sesuai Selera
Dalam beberapa kasus, seperti pada lemon, Anda bisa memilih untuk membiarkan bijinya tetap ada atau mengeluarkannya sesuai preferensi. Jus lemon dengan biji bisa memberikan rasa yang sedikit lebih pahit, tetapi sebagian orang justru menyukai sensasi ini.
Tips praktis: Cukup cuci bersih bahan, potong bagian atas dan bawah buah, lalu masukkan ke dalam juicer. Praktis dan minim persiapan!
Dengan memahami mana yang sebaiknya dibuang dan mana yang aman dibiarkan, Anda bisa menikmati jus yang lebih segar, sehat, dan praktis. Selamat mencoba! 🥤
Mango* Pomegranate Kiwi Lychee* Passionfruit Dragon fruit
🧅 Vegetables
Celeriac Garlic Jicama Kohlrabi
Onion Pumpkin* Rutabaga Yam
Ketebalan Kulit Buah & Sayur Saat Membuat Jus
🟠 Ketebalan Kulit
Ketebalan kulit adalah faktor penting yang harus diperhatikan saat membuat jus. Beberapa bahan memiliki kulit yang tebal atau berserat, yang bisa: ✅ Menyulitkan proses juicing ✅ Menyebabkan juicer tersumbat atau berhenti bekerja
🟠 Tekstur Kulit
Selain ketebalan, tekstur kulit yang kasar juga dapat menjadi tantangan saat mencuci bahan. Kulit yang bertekstur kasar lebih sulit dibersihkan dari kotoran atau bahan kimia berbahaya. Jika Anda ragu apakah kulit sudah benar-benar bersih, lebih baik kupas saja untuk memastikan jus Anda lebih aman dan higienis.
🍹 Rasa Jus
Meskipun kulit bahan memiliki manfaat kesehatan, rasa pahit dari kulit bisa memengaruhi cita rasa jus Anda. Dalam beberapa kasus, rasa pahit ini dapat membuat jus terasa kurang nikmat bahkan tidak bisa diminum.
Untuk memastikan rasa yang lebih enak, luangkan sedikit waktu ekstra untuk mengupas bahan yang berpotensi menimbulkan rasa pahit. Ini akan menghasilkan jus yang lebih lezat dan tidak terbuang sia-sia.
🍍 Bagaimana dengan Nanas?
Untuk nanas, keputusan untuk mengupas atau tidak bergantung pada preferensi Anda: ✅ Kulit nanas cukup tebal, tetapi tidak mudah menyumbat juicer. ✅ Kulit nanas justru bisa membantu mendorong ampas lunak agar tidak menyumbat saringan. ✅ Kulit nanas mengandung Vitamin C dan bromelain, yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan memiliki sifat anti-inflamasi.
💡 Tips: Untuk hasil terbaik, selingi bahan lembut dengan bahan keras saat membuat jus untuk mencegah penyumbatan.
Perlu Kupas Nanas atau Tidak?
Membuat jus dengan kulit nanas memang memungkinkan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: ✅ Kulit nanas memiliki tekstur yang kasar sehingga bisa cukup sulit dibersihkan. ✅ Jika Anda tidak ingin repot mencuci kulitnya secara menyeluruh, sebaiknya kupas nanas terlebih dahulu sebelum dijus.
💡 Tips untuk Mencegah Juicer Tersumbat: Untuk menghindari penyumbatan saat membuat jus nanas yang sudah dikupas, lakukan hal berikut: 1️⃣ Masukkan bagian tengah nanas (core) sebagai bahan terakhir atau bersamaan dengan bahan keras lainnya. 2️⃣ Tekstur keras dari bagian tengah ini membantu mendorong ampas lembut agar tidak menyumbat juicer.
Panduan Praktis: Kupas atau Tidak?
Jika Anda ragu apakah bahan tertentu perlu dikupas atau tidak, ikuti aturan sederhana ini:
👍🏻 Jika biasa dimakan dengan kulit = Tidak perlu dikupas 👎🏻 Jika biasa dimakan tanpa kulit = Sebaiknya dikupas
Dengan panduan ini, Anda bisa menikmati jus yang lebih sehat, enak, dan bebas hambatan. Selamat mencoba! 🥤