What is Cold Pressed Juice?

Tren hidup sehat yang semakin populer membuat banyak produk ikut menyesuaikan, termasuk jus cold-pressed. Minuman ini kini banyak digemari, tetapi masih banyak yang belum tahu apa itu jus cold-pressed dan bagaimana bedanya dengan jus biasa.

What is Cold Pressed Juice?

Jus cold-pressed dibuat dengan teknik khusus yang menjaga kesegaran dan nutrisi alami buah dan sayur. Proses ini tidak menggunakan panas atau pasteurisasi, melainkan memakai mesin press hidrolik yang bekerja dengan cara unik.

Bayangkan bahan-bahan segar digiling hingga menjadi bubur, lalu dimasukkan ke dalam kantong penyaring. Kemudian, tekanan kuat ribuan kilogram diberikan untuk memeras setiap tetes sari buah yang penuh kebaikan.

Teknik ini mirip dengan cara tradisional saat orang dulu memeras anggur dengan tangan atau kaki untuk membuat wine. Hasilnya? Jus yang segar, murni, dan kaya nutrisi!

▽▽▽

The Health Of Cold Press

Dengan metode cold-pressed, Anda mendapatkan lebih banyak jus, lebih banyak nutrisi, masa simpan yang lebih lama di kulkas, dan tentunya lebih banyak manfaat dari buah dan sayur yang Anda konsumsi.

Cold-pressed juice lebih unggul dibanding jus dari juicer biasa karena semua nutrisi yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin C dan enzim alami, tetap terjaga. Proses ini juga mempertahankan nutrisi berharga yang biasanya hilang akibat panas yang dihasilkan oleh bilah pemutar cepat pada juicer konvensional. Padahal, tanpa disadari, banyak orang tidak terlalu memperhatikan kualitas jus yang mereka konsumsi.

_
SUMMARY

Dengan cold-pressed juice, Anda mendapatkan lebih banyak manfaat dalam setiap tetesnya, lebih bernutrisi, lebih segar, dan lebih sehat untuk diminum!

▽▽▽

Slow Juicer vs Centrifugal Juicer

Cold-pressed juice dibuat dengan cara menekan atau memeras buah dan sayur untuk mengeluarkan sarinya. Mesin cold-pressed juicer memiliki auger yang berputar dengan kecepatan sekitar 52 rpm (putaran per menit) — yang ternyata mirip dengan kecepatan kita mengunyah makanan. Karena itu, mesin ini sering disebut Slow Juicer.

Berbeda dengan juicer tradisional yang dikenal sebagai centrifugal juicer. Mesin ini menggunakan bilah yang berputar sangat cepat, hingga 12.000 rpm. Meski cara ini lebih cepat, sayangnya banyak vitamin dan mineral yang hilang dalam proses tersebut.

Saat buah dan sayur dimasukkan ke dalam centrifugal juicer, bilah yang berputar cepat bekerja seperti parang — mencabik-cabik bahan hingga menghasilkan jus. Jus kemudian dipisahkan ke dalam wadah, sedangkan ampasnya dibuang ke wadah terpisah. Proses ini tidak seefektif slow juicer dalam mempertahankan nutrisi penting.

Bilah yang berputar cepat pada juicer tradisional secara alami menghasilkan panas, yang dapat merusak vitamin sensitif terhadap suhu tinggi sebelum Anda sempat menikmatinya. Hasilnya? Jus yang lebih encer dan berwarna kusam.

Jus ini mulai teroksidasi (membusuk) dengan cepat karena mesin menarik udara untuk menjaga bilah tetap berputar. Anda bisa melihat tanda ini ketika jus dibiarkan beberapa saat — air akan terpisah dari sari buah karena proses ekstraksinya yang kasar.

Proses oksidasi dimulai begitu bilah logam pada mesin mencabik dan merobek buah atau sayur, membuat kandungan nutrisi yang berharga lebih cepat hilang.

Jus jenis ini sebaiknya langsung diminum setelah dibuat karena tidak tahan lama jika disimpan. Tenang saja, Anda tetap mendapatkan manfaat baik dari jus ini. Namun, ada baiknya Anda mengenal lebih dalam perbedaan antara dua jenis juicer yang tersedia di pasaran. Gambar berikut akan menunjukkan perbedaan antara juicer cepat dan juicer lambat (atau cold-pressed juice).

_
Summary

Juicer cepat bekerja dengan memotong dan menggiling bahan pada kecepatan sekitar 12.000 rpm, sedangkan slow juicers mengekstrak sari buah dan sayur dengan cara menekan dan memeras pada kecepatan sekitar 50-60 rpm.

▽▽▽

What About The Fiber?

Kita jarang sekali duduk dan makan 10 wortel, 1 bit utuh, 3 apel, 1 lemon, dan sepotong jahe sekaligus — itu bukan kebiasaan yang umum. Tapi dengan juicer cold-press, Anda bisa menikmati semua kebaikan alami tersebut hanya dalam satu gelas jus. Tanpa serat yang sulit dicerna, tubuh Anda tak perlu bekerja keras untuk mencerna — nutrisinya langsung diserap ke dalam sel tubuh, memberi energi instan yang Anda butuhkan!

While we're at it, let's talk about the "elephant in the room" - fiber.

Kita semua tahu serat itu penting, kan? Tapi tahukah Anda bahwa buah dan sayur punya dua jenis serat:

serat larut dan serat tidak larut

Serat larut mudah larut dalam air dan langsung diserap tubuh untuk memberi nutrisi pada sel-sel Anda. Inilah yang membuat tubuh lebih sehat dan berenergi. Nah, serat tidak larut punya peran berbeda — mereka seperti "tukang bersih-bersih" yang menyapu dinding usus Anda, membantu membuang sisa makanan keluar dari tubuh. Keduanya penting, tapi manfaat utama untuk sel Anda datang dari serat larut.

Saat Anda minum jus dingin hasil slow juicer, serat tidak larut ini sudah dipisahkan. Ini yang sering bikin orang panik. Melihat ampas jus menumpuk di wadah, mereka khawatir telah kehilangan nutrisi berharga.

Padahal, semua kebaikan yang dibutuhkan tubuh — vitamin, mineral, dan enzim penting — sudah terkandung dalam jus itu sendiri. Jadi, jangan khawatir soal ampasnya! Anda justru sudah mendapatkan esensi terbaik dari buah dan sayur dalam bentuk yang lebih mudah diserap tubuh.

Mengapa Serat Larut Itu Penting?

Ada kesalahpahaman yang cukup umum: banyak orang mengira semua serat sama pentingnya. Padahal, yang benar-benar memberi nutrisi pada tubuh kita adalah serat larut.

Serat larut mengandung semua kebaikan yang dibutuhkan tubuh — vitamin, mineral, antioksidan, dan garam mineral yang baik. Inilah yang menjadi bahan bakar utama untuk sel-sel tubuh agar tetap sehat dan berfungsi optimal.

Sementara itu, serat tidak larut berperan sebagai "penyapu" alami di dalam tubuh. Ia tidak larut dalam air, tetap utuh, dan bergerak melalui saluran pencernaan sambil menyerap cairan dan mengikat sisa-sisa pencernaan lainnya. Pada akhirnya, serat ini membantu membentuk tinja yang akan dikeluarkan dari tubuh. Serat ini penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, tapi tidak secara langsung memberi nutrisi pada sel tubuh Anda.

Apakah Jus Cold Pressed Mengandung Serat Larut?

Ya! Dan inilah kabar baiknya — serat larut ini ibarat "air suci" bagi tubuh Anda. Ketika Anda membuat jus dengan slow juicer atau cold press juicer, serat tidak larut akan terpisah ke dalam wadah ampas. Tapi jangan khawatir! Justru yang Anda dapatkan di dalam gelas adalah esensi terbaik dari buah dan sayur — penuh dengan nutrisi yang langsung diserap tubuh tanpa perlu kerja keras untuk mencernanya.

Jadi, saat Anda menikmati jus cold pressed, Anda sedang memberi tubuh Anda nutrisi terbaik yang bisa langsung digunakan oleh sel-sel Anda — cepat, efektif, dan persis seperti yang alam rancang untuk kita.

_
Summary

Serat Larut vs Serat Tidak Larut: Apa Bedanya?

Serat Larut adalah yang memberi nutrisi pada tubuh kita. Serat ini mudah dicerna dan tetap ada dalam jus cold-pressed. Inilah yang membawa semua vitamin, mineral, dan antioksidan yang dibutuhkan sel-sel tubuh untuk berfungsi dengan baik.

🧹 Serat Tidak Larut berperan sebagai "penyapu alami" dalam tubuh. Serat ini tidak bisa dicerna dan akan dikeluarkan melalui proses buang air besar. Perannya penting untuk membantu detoksifikasi tubuh dengan membawa sisa-sisa kotoran keluar dari saluran pencernaan.

Jadi, saat Anda menikmati jus cold-pressed, Anda tetap mendapatkan semua nutrisi terbaik dari serat larut — tanpa harus khawatir kehilangan manfaat detoksifikasi dari serat tidak larut, karena tubuh Anda punya caranya sendiri untuk menjaga keseimbangan tersebut.

▽▽▽

Cold Press Juice Last Longer When Stored

Karena jus diekstraksi secara perlahan dengan metode perasan dan pengepresan, hasilnya tidak hanya lebih segar dan lezat, tetapi juga memiliki keunggulan tambahan: dapat disimpan dalam botol kaca di kulkas hingga 3 hari tanpa kehilangan rasa dan nutrisinya.

Maksimalkan Nutrisi dengan Cold-Pressed Juice

Salah satu keunggulan utama cold-pressed juice adalah kemampuannya untuk bertahan lebih lama di dalam kulkas. Mengapa? Karena mesin cold-press tidak mengisap oksigen selama proses ekstraksi, sehingga jus tidak mudah teroksidasi.

Ini berarti Anda bisa membuat jus dalam jumlah lebih banyak sekaligus! Bayangkan membeli bahan segar dari pasar tradisional atau supermarket, kemudian memprosesnya menjadi jus yang siap dinikmati sepanjang minggu.

Cara ini tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga membantu Anda memaksimalkan bahan pangan yang Anda beli, sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia. Dengan cold-pressed juice yang siap saji di kulkas, Anda bisa lebih mudah menikmati berbagai nutrisi alami

_
Summary

Karena tidak mengalami oksidasi, cold-pressed juice yang dibuat segar bisa bertahan hingga 72 jam di dalam kulkas. Ini membuat Anda bisa menikmati jus sehat yang tetap segar, penuh nutrisi, dan siap diminum kapan saja!